Blog Keislaman

Al-Quran Sebagai Lifestyle dan Hukum Pokok Ajaran Islam

Avatar
  • June 10, 2024
  • 3 min read
  • 8 Views
Al-Quran Sebagai Lifestyle dan Hukum Pokok Ajaran Islam

Al-Quran adalah panduan, pedoman, dan jalan bagi umat muslim. Firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 185 menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk, penjelasan, dan pembeda antara yang benar dan yang salah. Maka dari itu setiap muslim muslimah berkewajiban untuk menjalankan segala yang diperintahkan Allah Swt dan menjauhi larangannya sebagaimana termaktub dalam Al Qur’an.

Al-Quran adalah sumber utama dan tertinggi bagi umat Islam di seluruh dunia karena isinya berupa kalam ilahiyah yang diturunkan lewat perantara malaikat Jibril. Oleh sebab itu pada akhirnya Al Qur’an dijadikan sebagai panduan untuk kehidupan manusia (Lifestyle). Dalam Al Qur’an terkandung, panduan segala aspek kehidupan, mulai dari sebelum kelahiran hingga setelah kematian. Al-Quran juga menjawab ribuan pertanyaan yang berhubungan dengan hubungan manusia dengan Allah (hubungan vertikal) dan antar manusia (hubungan horizontal)

Al-Quran juga mengajarkan adab-adab yang harus diikuti oleh manusia. Ilmu tanpa akhlak yang baik akan sia-sia, sehingga ilmu dan kecerdasan seseorang hanya memiliki nilai jika diimbangi dengan akhlak yang terpuji. Dalam Al-Quran, kita juga bisa belajar dari tantangan dan penderitaan yang dialami oleh para nabi sebagai pelajaran berharga. Kisah-kisah mereka menjadi inspirasi bagi kita dalam menjalani kehidupan yang penuh kebaikan. artinya Al Quran bukan hanya mengandung hukum yang kemudian dijadikan seorang muslim menjadi pedoman hidup namun juga menawarkan suksesi kepiawaian tokoh masa lalu seperti para Nabi dan Ashabul Kahfi. Kisah hidup Nabi Muhammad saw misalnya menjadi contoh sempurna bagi umatnya. Kata-kata, perbuatan, dan amalannya patut dicontoh dan dijadikan teladan.

Al-Quran tidak hanya memberikan panduan perilaku yang baik, tetapi juga memberikan larangan yang harus dihindari oleh umat Islam. Aturan ini bukan hanya mengandung kewajiban dan hak semata namun lain dari pada itu terdapat pula larangan seperti memakan makanan yang haram, berzina, mabuk-mabukan, mencuri, ingkar janji, dan lain-lain. larangan tersebut nantinya akan diproses dalam hukum fikih yang tentunya dikaji menggunakan piranti keilmuan lain seperti ilmu hadis, ilmu qaidah fikih, dan ushul fikih.

Contoh kecil yang secara tekstual dikalamkan langsung dalam Al Quran adalah menyekutukan Allah. Al-Quran dengan tegas menyatakan bahwa menyembah selain Allah adalah perbuatan musyrik yang sangat dilarang dalam ajaran Islam. Orang yang melakukan penyekutukan ini akan dianggap sebagai pelaku dosa besar dan tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Contoh penyekutuan Allah termasuk menyembah berhala, berdoa kepada makhluk lain seperti jin, dukun, dan sebagainya.

Selain larangan-larangan besar, Al-Quran juga memberikan batasan tentang larangan kecil, seperti menjaga aurat, berinteraksi dengan lawan jenis dengan pantas, menghindari zina, menjauhi pandangan syahwat, dan lain sebagainya. Meskipun dianggap sebagai dosa kecil, pelanggaran terhadap larangan-larangan ini tetap akan mendatangkan dosa.

Al-Quran kaya akan petunjuk-petunjuk lainnya. Semua petunjuk ini dirancang untuk membimbing umat Islam dalam menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam dan mendapatkan rahmat Allah. Al-Quran memberikan panduan yang komprehensif untuk kehidupan umat Islam, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dalam interaksi sosial. Petunjuk-petunjuk ini adalah pegangan utama bagi umat Islam di seluruh dunia yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam.

Avatar
About Author

sasmita alifia nur rohma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *