Regenerasi & Refleksi Perjalanan: Muktamar dan Milad Pertama El Himmah Menjadi Titik Balik Sejarah
Komunitas El Himmah kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan intelektual dan gerakan keagamaan mahasiswa di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Selasa, 2 Desember 2025, Komunitas Pengkaji Al-Qur’an Hadis Turats, dan Wacana Keislaman tersebut menggelar Muktamar sekaligus Milad pertamanya di Gedung Saifuddin Zuhri. Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB itu menjadi ruang konsolidasi komunitas ini.
Berbeda dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya, forum ini menghadirkan suasana yang lebih serius dan emosional karena memadukan evaluasi perjalanan kepengurusan, penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ), pembahasan AD/ART, hingga pengesahan pengurus baru. Muktamar ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah kebijakan El Himmah ke depan dalam rangka memperkuat eksistensi dan kontribusinya di kampus.
Dalam sambutan pembukanya, Rifqi As’adah selaku pembina umum El Himmah menegaskan pentingnya soliditas dan kontinuitas gerakan. Ia menyampaikan kebanggaannya atas capaian organisasi selama satu tahun. “Pengurusnya harus kompak, dan saya kira El Himmah dalam setahun ini dapat bertahan dan berkembang signifikan. Kita berhasil membangun El Himmah, alhamdulillah. Terima kasih Mas Misbah dan tim,” ungkapnya penuh apresiasi.
Sementara itu, Ahmad Misbakhul Amin, Ketua Umum pertama yang dikenal sebagai sosok visioner dan susah disetir menyampaikan pidato perpisahan yang menyentuh. Ia menekankan bahwa kekuatan utama El Himmah adalah persaudaraan dan ketulusan belajar. “Saya berharap Muktamar ini berjalan damai tanpa tekanan. Saya mohon maaf jika keputusan saya selama menjabat ada yang melukai hati. Saya memang keras, tapi itu cara ninja saya untuk membangun El Himmah,” tuturnya disambut tepuk tangan panjang dari peserta.
Agenda krusial lainnya adalah pembacaan Surat Keputusan Ahlul Halli Wal Aqdi yang menetapkan pengurus baru periode 2025/2026. Hanafi Rahmat Ikrom resmi dipilih sebagai Ketua Umum baru, didampingi Adjie Wahyu Kembara sebagai Wakil Ketua bidang Penguatan, dan Muhammad Nur Aziz sebagai Wakil Ketua bidang Pengembangan. Pengurus baru ini diharapkan mampu membawa energi segar dan melanjutkan pondasi yang telah dibangun sebelumnya.
Muktamar dan Milad pertama El Himmah bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi simbol kedewasaan organisasi. Dengan semangat pembaruan, kegiatan ini menegaskan bahwa perjuangan intelektual dan spiritual harus terus berlanjut melampaui pergantian generasi. Tahun baru, harapan baru El Himmah siap melangkah lebih jauh. Kembangkan Wacana, Ciptakan Paradigma





